-->

Postingan Terbaru

Dia Nggak Bohong Kok, Cuma Berubah Pikiran Aja

Pernah nggak sih, kamu merasa dibohongi oleh ucapan seseorang? Bayangkan ada kenalan kit…

Prisma Kehidupan: Kenapa Cerita Manusia Tak Pernah Habis

Pernahkah kamu duduk diam di terminal Trans Jogja atau di warung nasi padang, mengamati o…

Digarap Karo Nggrundel: Cara Waras Menghadapi Kerjaan Dadakan

Udara Jogja siang itu sukses bikin baju seragam nempel di punggung. Kipas angin di pojok …

Berhenti Jadi Hakim bagi Sesama Manusia

Dulu, aku punya cara yang sangat sederhana, lebih tepatnya naif sih, dalam menilai manusi…

Belajar Tertawa daripada Terus Marah

Jam menunjukkan angka 23.46, tapi jempolku masih sibuk menggulir layar ponsel. Cahaya lay…

Dihargai Karena Siapa, Bukan Karena Apa

Pagi itu, AC di lobi sebuah hotel kami menunggu untuk dimulainya registrasi seminar. Aku …

Berhenti Jadi Orang Baik, Mulai Jadi Orang Berkesadaran

Kaos dan celana outdoor yang kukenakan basah kuyup, dingin rasanya. Badanku juga terasa p…

Jika Tabunganku Lima Milyar Aku Akan ....

Siang kemarin, di sela kunyahan mie ayam pangsit yang mengepul hangat, seorang kawanku me…

Punggung-punggung yang Mengajariku Berdoa

Kipas angin gantung di langit-langit masjid berputar lambat, mengeluarkan bunyi derit hal…

© 2026 ‧ Catatan Perjalanan Singkat. All rights reserved. Made with ♥ by Jago Desain