-->

Label: POV

Jangan Menunggu Dewasa untuk Menjaga Bumi

Tulisan ini untuk adik-adikku, gen-z maupun di bawahnya. Pernahkah kamu ingin melakukan s…

Dia Nggak Bohong Kok, Cuma Berubah Pikiran Aja

Pernah nggak sih, kamu merasa dibohongi oleh ucapan seseorang? Bayangkan ada kenalan kit…

Prisma Kehidupan: Kenapa Cerita Manusia Tak Pernah Habis

Pernahkah kamu duduk diam di terminal Trans Jogja atau di warung nasi padang, mengamati o…

Berhenti Jadi Orang Baik, Mulai Jadi Orang Berkesadaran

Kaos dan celana outdoor yang kukenakan basah kuyup, dingin rasanya. Badanku juga terasa p…

Punggung-punggung yang Mengajariku Berdoa

Kipas angin gantung di langit-langit masjid berputar lambat, mengeluarkan bunyi derit hal…

Ikhlas itu Sebenarnya Gampang Banget

Dulu sekali, belasan tahun yang lalu saat aku masih tinggal di lingkungan kontrakan lama,…

Aku Bukanlah Sutradara Hidup Orang Lain

Sore kemarin, aku duduk termenung di atas jok motor di pelataran parkir alpamart, memegan…

Sebelum Percaya Katanya, Coba Temui Orangnya

Siang ini, terik matahari kemarau rasanya benar-benar memanggang ubun-ubun. Angin kering …

Kehidupan Punya Rekening, Namanya Tabungan Rasa

Siang kemarin, hawa panas aspal jalanan kota rasanya tembus sampai ke sol sepatu. Di teng…

Mengelola Energi, Bukan Cuma Mengatur Waktu

Selama ini kita sering diajari mengatur waktu: membuat jadwal, menentukan target, menyu…

Gantungan Kunci dari Bungkus Jajan: Pelajaran Kecil di Tengah Maraknya Program Lingkungan

Hari ini aku jadi salah satu peserta seminar praktik baik di sekolah. Seorang narasumber …

Ribut Soal Pagar Ungu, Diam Soal Asap Sampah

Aku lagi duduk santai di angkringan pojok kampung sambil menyesap kopi hangat, obrolan du…

Ternyata Sesederhana Itu

Sudah sekitar sebulan saya mengalami kendala dengan tanda tangan elektronik. Sebagai sek…

Belajar Cuek pada Hal yang Nggak Penting

Pagi tadi, saat baru saja menyalakan layar laptop dan menyeruput teh hangat yang belum se…

Akhirnya, Map-Map Itu Boleh Ditutup Sementara

Sore ini, mobil tim asesor akhirnya perlahan bergerak meninggalkan halaman sekolah. Aku m…