Seni Meminta Tempat Terbaik Saat Hidup Sedang Terpuruk
Sebuah Pesan Menjelang Subuh
Bayangkan saat ini kamu sedang duduk sendirian di sudut kamar, menyeruput kopi pagimu perlahan, sambil menghela napas panjang karena urusan hidup belakangan ini terasa begitu menguras tenaga. Beberapa waktu yang lalu, aku mengalami momen perenungan yang persis seperti itu.
Di tengah keheningan, aku membaca kitab suci, Al-Qur'an. Mataku tertuju pada sebuah kutipan doa yang maknanya tiba-tiba terasa begitu dekat dengan apa yang sedang aku rasakan. Bunyinya dari Surah Al-Mu'minun ayat 29 kira-kira begini, "Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati, dan Engkau adalah sebaik-baik Yang memberi tempat."
Saat membaca baris itu, aku merasa seperti ayat itu sedang berbicara langsung kepadaku.
Pergolakan di Fase Bawah Kehidupan
Kita semua tahu, hidup ini memang naik turun. Kadang kita ada di puncak kebahagiaan, kadang terjatuh ke titik paling rendah. Masalahnya, saat sedang terpuruk atau lelah menghadapi pergolakan batin, kita sering kali membiarkan diri pasrah begitu saja.
Ketika merasa stagnan, kita cenderung menerima nasib begitu saja dan lupa bahwa kita sebenarnya berhak meminta peningkatan kualitas hidup. Ayat yang kubaca tadi mengingatkanku pada satu hal, kalau hidupmu sedang buntu, mintalah tempat yang lebih baik kepada Sang Pencipta.
Makna Sebuah Tempat yang Diberkati
Makna kata "tempat" dalam ayat ini sebenarnya luas, tidak sekadar merujuk pada lokasi fisik. Tempat itu bisa berarti kedudukan atau posisi yang lebih dihargai, baik di lingkungan kerja maupun di tengah lingkaran pertemanan.
Selain itu, tempat yang diberkati juga bisa berarti ketenangan hati, sudut pandang yang lebih dewasa dalam menghadapi masalah yang datang silih berganti. Pada akhirnya, tempat terbaik itu soal kualitas hidup itu sendiri, rezeki, dan ketenangan batin yang terasa lebih berkah dari sebelumnya.
Hak untuk Mengajukan Peningkatan Derajat
Kesimpulan dari perenungan ini sederhana, kita tidak dilahirkan hanya untuk pasrah menerima keadaan buruk. Sama seperti karyawan yang berani meminta promosi karena tahu nilai dirinya, kita pun berhak memohon peningkatan derajat kepada Tuhan.
Meminta tempat yang diberkati adalah salah satu doa paling tulus yang bisa kita panjatkan. Jadi, saat hidupmu sedang di fase menurun, jangan hanya diam. Mintalah tempat terbaikmu. Iya, Minta saja.
Saat kehidupan sedang terasa sangat berat, doa atau harapan spesifik seperti apa yang biasanya selalu kamu bisikkan di dalam hati? Jangan ragu untuk menuliskannya di kolom komentar.
Salam,
Agus Tri Yuniawan
_______
Artikel ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Hari Kemerdekaan RI ke-81.
Sumber gambar: AI generation
